Monday, August 22
bila AKU cuba untuk MELUPAKAN...
Sunday, July 24
aNaK kUciNg baRu sAyA...

Saturday, July 16
:: dEnDaM yAnG mAniS ::
salam..dah lama aku tak buka blog usangku..
bukan tak nak buka..tapi masa tak dak..byk masa utk tido jer..haha..
sekarang mood aku sangat TIDAK STABIL..
bagi merawat hati, aku pon buka blog orang sana sini..n aku tertarik dengan satu entry..
ada kaitan dengan jiwa aku sekarang..so aku pon copy..
harap2 tuan blog tu halalkan la..aku nk kongsi dengan kawan2..hehe..
yok bace..best.. :)
"Bodoh! Benci, benci, benci!" Inilah reaksi awalku, apabila aku tahu kawan-kawan mempermainkanku. Allah saja yang tahu betapa sakitnya hatiku. Sudahlah dipermainkan, ditabur harum pula dengan fitnah. Sakitnya tidak terperi. Semalaman aku menangis, sakit bila dikianati mereka yang digelar sahabat.
Malam itu, usai solat Isyak, aku memulakan niat untuk bersolat hajat. Aku nak minta pada Allah supaya diturunkan bala yang dahsyat pada mereka yang menganiayaiku. Biar! Biar mereka rasa, sakit yang aku rasakan. Aku nak hajatkan supaya mereka yang menyelarku rasa, apa yang aku alami. Aku nak sepanjang hidup mereka, mereka akan temui kecelakaan dalam setiap langkah yang ditapakkan.
Sakit hati bercampur bisikan syaitan, inilah hasilnya. Aku lakukan solat hajat dengan mata yang sembam dek seharian menangis. Bagiku, pasti Allah akan memberikan keadilan padaku. Doa orang teraniaya pasti termakbul.
Namun, ketika sujud terakhirku, bukan itu yang kuhajatkan buat mereka. Bukan kecelakaan. Bukan bala malapetaka. Sebaliknya aku berhajat supaya aku diberi kekuatan untuk menempuh ujian dari-Nya. Aku berdoa agar rakan-rakanku diberikan hidayah dan diampunkan dosa mereka. Dan aku berdoa agar aku dapat menerima dengan reda ujian-Nya. Sujudku penuh dengan air mata. Sayu.
Alhamdullilah, selesai sudah solat hajatku. Hatiku kini tenang. Damai. Bagaikan tiada kekusutan yang pernah berlaku. Rupa-rupanya, kemaafan itu dendam yang termanis untuk sebuah pembalasan.
"Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahawa Allah mengampunimu?Kepada semua yang pernah menghadapi masalah sepertiku; dituduh, dianiaya dan dipulaukan.Janganlah kita berdendam dan ingin saling berbalas. Dendam pasti tiada berkesudahan. Allah menyukai orang yang bersih hatinya. Biar ada yang menggelar kita bodoh dan dungu kerana tidak mahu bertindak balas, biar mulut sekeliling mengata keras,yang penting keredaan ada bersama kita.
Kadang-kadang Tuhan menyembunyikan matahari, Dia datangkan petir dan kilat. Kita menangis dan tertanya-tanya ke mana hilangnya matahari, rupa-rupanya Tuhan hendak memberi kita pelangi.Lepas apa yang berlaku, bilangan rakanku mula bertambah, bukan hanya dalam kampus sahaja, luar kampus pun ada dan mula rapat dengan rakan-rakan bekas sekolah dulu.
Alhamdullilah. Aku panjatkan kesyukuran ke hadrat Ilahi.
Buat mereka yang pernah aku sakiti tanpa sengaja atau secara sengaja, aku memohon kemaafan untuk segala silap dan salahku, dan aku juga memaafkan setiap silap dan salahmu.
Tuesday, June 28
Wanita hiasan dunia...
Adalah pencinta TuhanNya....
Yang mengalir cinta,takut dan harap...
Yang menguasai perjalanan penghidupannya...
Dari waktu ke waktu....
Dari hari ke hari....
Sehingga perjalanan di antara....
Jasad dan nyawanya berakhir......
PEREMPUAN YANG DIRINDUI.........
Adalah perempuan yang dimata dan wajahnya....
terpancar sinar Nur Ilahi...
Lidahnya basah dengan zikrullah...
Di sudut hati kecilnya.....
Sentiasa membesarkan Allah....
PEREMPUAN YANG DICINTAI...
Yang menutup auratnya....
Dari pandangan mata ajnabi...
Kehormatan dirinya menjadi mahal nilainya....
Di sanjung tinggi......
Penduduk langit dan bumi....
PEREMPUAN YANG DIIMPIKAN...
Adalah yang mendekatkan...
Hatinya yang telah jauh...
Kepada AR-Rahman,AR-Rahim...
Di saat orang lain dilamar kebendaan....
PEREMPUAN YANG DIKASIHI...
Yang bersyukur dengan apa yang ada...
Yang bersabar pada yang tiada....
Cinta pada hidup yang sederhana....
Yang tidak bermata benda.....
PEREMPUAN YANG DISUKAI...
Menjadi dian pada dirinya sendiri....
Menjadi pelita untuk putera-puterinya....
Yang bakal dilahirkan......
untuk menyambung perjuangannya di belakang hari....
Monday, June 27
ciNtA dAlAm diAm...
Bila belum bersedia melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ...
Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...
Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang,
Kau tak mau merosak kesucian dan penjagaan hatinya..
Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu..
Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..
Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
Karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt pilihkan untukmu ...
Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali??
Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...
Tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah ....
Karena dalam diammu tersimpan kekuatan ... kekuatan harapan ...
Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ...
Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya??
Dan jika memang 'Cinta Dalam Diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam ...
Jika dia memang bukan milikmu, Allah, melalui waktu akan menghapus 'Cinta Dalam Diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat ...
Biarkan 'Cinta Dalam Diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahsia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu ...
Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan...
Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba...mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya mengundang murka-Nya...
Jika benar cinta itu karena Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah karena hakikatnya ia berhulu dari Allahmaka ia pun berhilir hanya kepada Allah..
" Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah ." (QS. Adz Dzariyat:49)
" Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. " (QS. An Nuur: 32)
" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. " (QS. Ar-Ruum:21)
Tapi jika memang kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah... berdo'alah... berpuasalah...
" Wahai kaum pemuda, siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk menikah, maka menikahlah, sesungguhnya menikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan, maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah, berpuasalah, karena ssungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya " (Hadist) "
" Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. " (QS. Al Israa' :32)
Cukup cintai ia dalam diam...
bukan karena membenci hadirnya.. .tapi menjaga kesuciannya bukan karena menghindari dunia... tapi meraih surga-Nya bukan karena lemah untuk menghadapinya.. .tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..
Cukup cintai ia dari kejauhan...
karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari cobaan karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan karena hadirmu mungkin saja akan membawa kenelangsaan hati-hati yang terjaga...
Cukup cintai ia dengan kesederhanaan...
memupuknya hanya akan menambah penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaan mengharapkan balasan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan...
Maka cintailah ia dengan keikhlasan...
karena tentu kisah Fatimah dan Ali bin Abi Thalib diingini oleh hati... tapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi...?
"...boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. " (QS. AlBaqarah:216) "
" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" (QS.An Nuur:26) "
Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan...
karena tiada yang tahu rencana Tuhan... mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan... serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya...
" Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. " (Umar bin Khattab ra.)

